Sabtu, 08 September 2012

Mimpi~ Mimpi~

Wisuda..
Terdengar sakral, dan penuh proses yang berliku. Setelahnya, bukan berarti akan lebih mudah dari proses pencapaian wisuda itu sendiri. Kembali pada pribadi masing-masing memang. Setelah dua bulan 'menganggur' dan 'mengasingkan diri' setelah prosesi tersebut, kini kembali pada kehidupan luar. Bertemu orang banyak. Simple yang tidak akan pernah menjadi simple dengan ajaib. Pertanyaan lumrah yang biasa ditanyakan adalah; Sekarang di mana? Rencana ke depan gimana? Tertawa. Reaksiku. Simple dan menjelaskan [?]. Kurang lebih. Rencana ke depan? Tampaknya mimpi-mimpi, impian dan harapan masa kecil mulai menari-nari dalam pikiranku. Memintaku untuk menangkap mereka kembali dan mewujudkannya. 
Beberapa minggu sebelum prosesi wisuda, seorang teman menyatakan keinginannya untuk melakukan hal yang diinginkannya sejak kecil dan kebetulan hal tersebut termasuk salah satu mimpi kecil yang sama dengan saya. hahaha. Jodoh memang ga kemana. Dia mengajak mengikuti kursus di Jakarta. Biayanya lumayan memang, tapi tampaknya cukup worth it untuk dilakukan mengingat ini termasuk ke dalam keinginan kami sejak kecil. 
Setelah lebaran. Begitu janji kami, mengingat biaya yang dibutuhkan membutuhkan uluran dana THR. Lebaran berlalu, kami terlupa atas janji kami. Kemarin, seorang teman memposting audisi, yang sebenarnya, jauh di dalam lubuk hati kami, kalau kami bisa mengikuti kursus tersebut, mungkin, kami bisa mencari nafkah dengannya sebagai bentuk lain dari mimpi kami. hahaha. Sungguh mimpi masa kecil yang mulai terhapus dan kini kembali menjejak jelas pada kami. Tiga hari dari sekarang. Audisi berlangsung selama empat hari. Tapi kemudian aku sadar sesuatu. Masalah yang sangat krusial sebenarnya, dan pada diriku sendiri. Artikulasi. Ya, artikulasi. Sejujurnya, artikulasiku biasa saja. Tapi, saya cadel. hahahha. Dan belum sembuh. Entah bisa disembuhkan atau tidak. 
Sesungguhnya, ini kesempatan yang sangat langka didapatkan. Mengikuti audisi yang tidak meminta banyak persyaratan, mencoba hal yang baru, serta menerima kritik yang pastinya sangat membangun. Dan saat ini, yang harus dipersiapkan adalah melatih artikulasi saya, selain berharap-harap cemas, apakah cadel ku akan membaik atau tidak hmm, tampaknya tidak sih.  dan tetap optimis untuk mengumpulkan keberanian dan kepercayaan diri atas diri sendiri serta membujuk teman agar mau datang jauh ke Bandung untuk mengikuti audisi tersebut. hahahha. Doakan. Keputusan akan menyusul :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar